AMALAN UNTUK MENGETAHUI DAN MENGHAJAR PENCURI


AMALAN UNTUK MENGETAHUI DAN MENGHAJAR PENCURI

1.        UNTUK MENGETAHUI PENCURI 
Caranya :
Siapkan garam kasar 1 kepal, lalu sholat hajat jam 12 malam, niat hajatnya yaitu : untuk mengetahui siapa pencurinya. Selesai sholat, taruh garam tadi didepan kita, kemudian bacakan surat al-fatihah 125x, stelah slesai lalu tiup/hembuskan nafas 3x ke garam tadi .. kemudian besok Siangnya taruh garam itu ke kuku anak kecil yang belum di sunat, di kuku itulah si pencuri akan terlihat .. Jika anda tidak bisa melihatnya maka suruh anak kecil itu untuk melihatnya.


2.        UNTUK MENARIK PENCURI BESERTA BARANG CURIANNYA
caranya :
  • Ambil wudhu
  • Lakukan Sholat Hajat 4 raka’at, 
  • Raka’at pertama setelah baca surat Al Fatihah, baca surat Al Ikhlas 10 x, 
  • Raka’at kedua setelah baca surat Al Fatihah baca surat Al Ikhlas 20x, 
  • Raka’at ke 3 setelah baca surat Al Fatihah baca surat Al Ikhlas 30x, 
  • Raka’at ke 4 setelah surat Al Fatihah baca surat Al Ikhlas 40x.
  • Tawasulan, pakai tawasulan umum
  • Baca surat At Thoriq 41x, lebih bagus lagi jika dibaca tepat dimana tempat barang yang telah dicuri
  • Niatkan dalam hati tujuan kita, minta kepada Alloh SWT.
  • Lalu anda tidur menghadap ke kiblat, sambil baca : Yaa Samii’u(m) bashiron, sampai terlelap tidur
Insya Alloh, atas izin Alloh SWT, maka pencuri akan terlihat dalam mimpi dan akan mengembalikan barang curiannya. Bila dia mengembalikan barang curian’nya, mohon dimaafkan dan jangan main hakim.



3.   AGAR PENCURI BERPUTAR-PUTAR MENGELILINGI RUMAH SASARAN YANG AKAN DICURINYA

Caranya :
  • Cari sungai yang ada pusaran airnya ( air yang mutar ) ambil dari bawah pusaran tersebut 3 buah batu.
  • Batu tersebut diasapkan dengan asap kayu gaharu sambil membaca sholawat 114x (bebas, misal : Allohumma Sholli wasallim wa barikb'ala sayyidina Muhammadin wa 'ala alihi), dan terakhir ucapkan : “saya menyumbat dubul dan kubul serta sendinya orang yang datang dengan membawa bala”,
  • Lalu batu tersebut ditaruh diatas pintu.

4.        UNTUK MENGAJAR PENCURI / MALING / ORANG DZOLIM DARI JARAK JAUH

Caranya :
  1. Menghadap ke Kiblat, dengan baca Surat Al-Qadr 6 kali
  2. Menghadap ke barat, dengan baca Surat Al-Qadr 6 kali.
  3. Menghadap ke arah laut yang terdekat dari jarak anda, dengan membaca Surat Al-Qadr 6 kali.
  4. Menghadap keatas (ndangak) / ke langit, dengan membaca Surat Al-Qadr 6 kali
  5. Menghadap kebawah (ndingkluk) /ke tanah, dengan membaca Surat Al-Qadr 6 kali.
  6. Menghadap kembali ke arah Kiblat, dengan membaca Surat Al-Qadr 6 kali.
  7. Setelah itu baca doa berikut: 

اَللّٰهُمَّ إِنِّى اسْتَوْدَعْتُكَ عَلَى هَذِهِ الْقَرْيَةِ كَبِــيْرَهُمْ وَصَغِــيْرَهُمْ وَذُكُوْرَهُمْ وَأُنْــثٰيهُمْ وَأَحْرَارَهُمْ وَعَبِيْدَهُمْ وَإَبِلَهُمْ وَبَقَرَهُمْ وَغَنَمَهُمْ

ALLAHUMMA INNI ISTAUDA'TUKA ALA HADZIHIL QARYATI KABIROHUM WA SHAGHIROHUM WA DZUKUROHUM WA UNTSAAYHUM WA AHROROHUM WA 'ABIDAHUM WA IBILAHUM WA BAQROHUM WA GHANAAMAHHUM .

Setelah itu menghadap kesemua arah lagi seperti uraian diatas seraya membaca :
حَفِظَــكُمُ اللهُ يَا أَهْلَ الْقَرْيَةِ وَمَعِيْشَهَا
HAFIDZOKUMULLOHU YAA AHLAL QORYATI WAMA’ISYAHA

Bila dilakukan dengan benar tidak ada yang salah maka pencuri / maling dan orang yang hendak memusuhi atau musuh yang dzholim dengan izin Allah, ia aka binasa dengan cara yang tak terduga.

1.        UNTUK MENYIKSA PENCURI

Dampaknya : Pencuri akan mengalami sakit, tertimpa bencana dan bahkan bisa membinasakan mereka dari kehidupan ini.


Caranya :

Puasa tiga hari dimulai hari Selasa. Pada malam hari diatas jam 12, saat kebanyakan orang tertidur maka bangunlah dan wudhu kemudian shalat dua raka’at (shalat sunat mutlak). Pada raka’at pertama membaca surat alfatihah dan ayat mulia, yaitu :

حَسْبُنَا اللهُ وَنِعْمَ الْوَكِيْلُ 450 ×
HASBUNALLOH  WA NI’MAL WAKIL  450x..

Ulangi pada raka’at kedua dengan bacaan yang sama. Setelah selesai shalat, duduk dan wiridkan :

حَسْبُنَا اللهُ وَنِعْمَ الْوَكِيْلُ 450 ×
HASBUNALLOH  WA NI’MAL WAKIL  450x..

Setelah selesai, kemudian membaca ayat berikut :

يُصَبُّ مِنْ فَوْقِ رُؤُوْسِهِمُ الْحَمِيمُ (20) يُصْهَرُ بِهِ مَا فِى بُطُوْنِهِمْ وَالْجُلُوْدُ (21) وَلَهُمْ مَقَامِعُ مِنْ حَدِيدٍ (22) كُلَّمَا أَرَادُوْا أَنْ يَخْرُجُوْا مِنْـهَا مِنْ غَمٍّ (23)  أُعِيْدُّ فِيْــهَا, وَذُوْقُوا عَذَابَ الْحَرِيْقِ (24)
فَأَخَذَتْـهُمَ الصَّاعِقَةُ عَذَابَ الْهُوْنِ بِمَا كَانُوْا يَكْسِبُوْنَ.
يَوْمَ يَرَوْنَ مَا يُوْعَدُوْنَ لَمْ يَلْبَثُوْا إِلَّا سَاعَةً مِنْ نَهَارٍ بَلَاغٌ فَهَلْ يُهْلَكُ إِلَّا الْقَوْمُ الْفَاسِقُوْنَ.
YUSHOBBU MIN FAUQI RU’USIHIMUL HAMIIMU, YUSH-HARU BIHI MAA FII BUTHUUNIHIM WALJULUUD. WALAHUM MAQOOMI’U MIN HADIIDI. KULLAMAA AROODUU AY-YAKHRUJUU MINHAA MIN GHOMMIN. ‘UIIDDU FIIHA WADZUUQUU ‘ADZAABAL HARIIQ  3x \
FA AKHODZATHUM SHOO’IQOTUL ‘ADZAABIL HUUNI BAMAA KAANUU YAKSIBUUNA 3x
YAUMA YARAONA MAA YUU’ADUU LAM YALBATSUU ILLAA SAA’ATAM MIN NAHAARIN, BALAAGHUN FAHAL YUHLAKU ILLAL QOUMUL FAASIQUUNA.  3x
Artinya:
Disiramkan air yang sedang mendidih keatas kepala mereka (orang kafir). Dengan air itu dihancur luluhkan segala apa yang ada dalam perut mereka dan juga kulit (mereka). Dan untuk mereka cambuk-cambuk dari besi. Setiap kali mereka hendak ke luar dari neraka lantaran kesengsaraan mereka, niscaya mereka dikembalikan ke dalamnya. (kepada mereka dikatakan),

“Rasailah azab yang membakar ini”.
Maka mereka disambar petir azab yang menghinakan disebabkan apa yang telah mereka kerjakan.
Pada hari mereka melihat azab yg diancamkan kepada mereka (merasa) seolah-olah tidak tinggal (di dunia) melainkan sesaat pada siang hari. (inilah) suatu pelajaran yang cukup, Maka tidak dibinasakan melainkan kaum yang fasik.

Selanjutnya membaca surat al fiil:
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ. أَلَمْ تَرَ كَيْفَ فَعَلَ رَبُّكَ بِأَصْحَابِ الْفِيْلِ. اَلَمْ يَجْعَلْ كَيْدَهُمْ فِى تَضْلِيْلٍ وَأَرْسَلَ عَلَيْـهِمْ طَيْرًا أَبَابِــيْلَ. تَرْمِيـهِمْ بِحِجَارَةٍ مِنْ سِجِّيْلٍ. فَجَعَلَهُمْ كَعَصْفٍ مَأْكُوْلٍ.
ALAM TARO KAIFA FA’ALA ROBBUKA BI-ASH-HAABIL FIIL. ALAM YAJ’AL KAYDAHUM FII TADHLIIL. WA-ARSALA ‘ALAIHIM THAIRON ABAABIIL. TARMIIHIM BIHIJAARATI(M) MIN(NG) SIJJIIL. FAJA’ALAHUM KA-’ASHFIN(M) MA’ KUUL.

artinya :
Apakah kamu tidak memperhatikan bagaimana Tuhanmu telah bertindak terhadap tentara bergajah? Bukankah Dia telah menjadikan tipu daya mereka (untuk menghancurkan Ka’bah) itu sia-sia ? Dan Dia mengirimkan kapada mereka burung yang berbondong-bondong,Yang melempari mereka dengan batu (berasal) dari tanah yang terbakar,Lalu Dia menjadikan mereka seperti daun-daun yang dimakan (ulat).

Selanjutnya, lakukan shalat dua raka’at lagi seperti diatas, dan membaca ayat-ayat diatas dengan bilangan yang telah ditentukan tersebut dan hal ini (shalat dua raka’at beserta  bacaannya serta membaca ayat-ayat di atas) sampai dua atau tiga kali. 

Kemudian membaca doa berikut :

خُذُوْا كَذَا وَكَذَا أَخْذَ عَزِيْزِ مُقْتَدِرٍ. فَبِاللهِ وَبِرَسُوْلِهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ بِكُمْ أَجِيْبُوْا بِالَّذِىْ خَلَقَكُمْ مِنْ نُوْرِهِ وَأَسْكَنَكُمْ فِى سَمَآئِهِ وَأَدْنٰيكُمْ مِنْ حِجَابِهِ وَقَرَّبَـكُمْ مِنْ عَرْشِهِ وَأَمَدَّكُمْ بِنُوْرِ مُشَعْشَعٍ شَاطِعٍ تَخْطَفُ بِهِ اْلأَبْصَارُ وَجَعَلَ بِأَيْدِيْكُمْ حَرَبًا مِنْ نَارٍ مَغْبُوْطٍ بِحُبِّكُمْ عَلَيْكُمْ بِالْكَلِمَةِ الْـمُقَدَّسَةِ. يَا خُدَّامُ هَذِهِ اْلأَسْمَآءِ وَاْلآيَةِ الشَّرِيْفَةِ افْعَلُوْا مَا ............ (إسه واسم فلانة) عَلَى أَيِّ نَوْعٍ تُرِيْدُهُ فَإِنَّهُ يَكُوْنُ ذَلِكَ بِــإِذْنِ اللهِ تَعَالَى.   
KHUDZUU KADZA WA KADZAA AKHDZA ‘AZIIZIMUQTADIRIN. FABILLAAHI WA BI ROSUULIHII SHOLLALLOOHU ‘ALAIHI WASALLAMA TSUMMA BIKUM AJIIBUU BILLADZII KHOLAQOKUM MIN NUURIHI WA ASKANAKUM FII SAMAA’IHI WA ADNAAKUM MIN HIJAABIHII WAQORROBAKUM MIN ‘ARSYIHII WA AMADDAKUM BINUURIMMUSYA’SYA’IN SAATHI’IN LAAMI’IN TAKHTHOFU BIHIL ABSHOORO WA JA’ALA BI AIDIIKUM HAROBAM MIN NAARIL MAGHBUUTHI BI HUBBIKUM ‘ALAIKUM BIL KALIMAATIL MUQODDASATI. YAA KHUDDAAMA HAADZIHIL ASMAA’I WAL AYAATIS SYARIIFATI F’ALUU MA’A (isi nama target anda  ………IBNI  FULAANIN )  ‘ALAA AYYI NA’UIN TURIIDUHUU FAIINNAHUU YAKUUNU DZAALIKA BIIDZNILLAAHI TA’AALA.

Artinya :
tindaklah (wahai para penjaga/malaikat) seperti ini (yang aku bayangkan) sesuai tindakan Allah SWT yang Maha Agung lagi Maha Pemberi Kuasa. Maka dengan Allah SWT, dengan rasul-Nya SAW kemudian dengan kalian. Kabulkanlah dengan Allah SWT yang telah menciptakan kalian dari cahaya-Nya dan yg telah menempatkan kalian di langit-Nya, telah mendekatkan kalian pada tirai-Nya, telah mendekatkan kalian kepada singgasana-Nya dan yang telah memberkahi kalian dengan cahaya yang sangat terang, cahaya yang bisa menghapus penglihatan. Dan dengan Allah SWT yang telah menjadikan  peperangan di bawah kuasa kalian, peperangan dengan api yang diliputi cinta kalian atas kalian terhadap kalimat-kalimat yang disucikan. Wahai para penjaga asma  ini dan ayat-ayat mulia, lakukanlah atas  ……… putra ……… (nama target  lengkap dengan nama ayah/atau ibunya)  dengan cara yang Engkau kehendaki.  Karena sesungguhnya hal itu dengan izin Allah SWT.

Lakukan sampai 3x tiap malam (3malam atau 7malam). 

Kemudian lihat dan nantikan apa yang terjadi: musuh akan mengalami bencana yg menimpa mereka bahkan bisa jadi mereka dibinasakan dari muka bumi ini slama-lamanya.

Catatan Tambahan :
PENGHANCURAN TOTAL:  EFEK AMALAN SEMAKIN MENGERIKAN
Pada saat berdoa bayangkan dalam fikiran sesuai tujuan. Bila bertujuan utk menghacurkan mereka maka bayangkan kehancuran tersebut bilamana mereka memang pantas dihancurkan. Bila tidak maka  bayangkan bencana yang ringan. 

Cara membayangkan tersebut adalah seperti layaknya Anda memukul mereka dengan ayat mulia yg diumpamakan sebuah pedang kemudian pedang tersebut Anda gunakan untuk membunuh orang-orang jahat.
Bila Anda menginginkan untuk mengusai atau menundukkan orang dzalim, dengan berbagai adzab hal ini bisa Anda lakukan, yaitu pada hari Sabtu sebelum matahari terbit dan setelah shalat subuh Anda cari tempat yang sepi sekiranya tidak ada orang yang melihat. Selanjutanya bacalah :

HASBUNALLOH  WA NI’MAL WAKIL  1000x

Dan stelah selesai bacalah ayat dan doa dibawah ini sebanyak 60x :

 قُلْ يَا أَهْلَ الْكِتَابِ هَلْ تَنْقِمُوْنَ مِنَّا إِلَى أَنْ آمَنَّا بِاللهِ وَمَا أُنْزِلَ مِنْ قَبْلِ وَأَنَّ أَكْثَرَكُمْ فَاسِقُوْنَ. قُلْ هَلْ أُنَبِّئُــكُمْ بِشَرٍّ مِنْ ذَلِكَ مَثُوْبَةً عِنْدَ اللهِ مَنْ لَعَنَهُ اللهُ وَغَضِبَ عَلَيْهِ وَجَعَلَ مِنْهُمْ اْلقِرَدَةً وَالْخَنَازِرَ وَأَبَدَ الطَّاغُوْتَ, أُوْلَئِكَ شَرٌّ مَكَانًا وَأَضَلُّ عَنْ سَوَاءِ السَبِيْلِ 

QUL YAA AHAL KITAABI HAL TANQIMUUNA MINNAA ILLAA AN AAMANNAA BILLAAHI WA MAA UNZILA MINQOBLU WA ANNA AKTSAROKUM FAASIQUUNA. QUL HAL UNABBI’UKUM BISYARRIM MIN DZAALIKA MATSUUBATAN ‘INDALLOOHI MAL LA’ANAHULLOOHU WA GHODHIBA ‘ALAIHI WA JA’ALA MINHUMUL QIROODATA WAL KHONAAZIRO WA ‘ABADAT THOOGHUUTA ULAA’IKA SYARRUM MAKAANA(W) WA’ADHOLLU ‘AN SAWAA’ISSABIILI. ( 60x )

Artinya :
Katakanlah: “Hai ahli Kitab, Apakah kamu memandang Kami salah, hanya lantaran Kami beriman kepada Allah SWT, kepada apa yang diturunkan kepada Kami dan kepada apa yang diturunkan sebelumnya,sedang kebanyakan di antara kamu benar-benar orang-orang yang Fasik? Katakanlah: “Apakah akan aku beritakan kepadamu tentang orang-orang yang lebih buruk pembalasannya dari (orang-orang fasik) itu disisi Allah SWT, Yaitu orang-orang yang dikutuki dan dimurkai Allah SWT, di antara mereka (ada) yang dijadikan kera dan babi dan (orang yang) menyembah thaghut?”. mereka itu lebih buruk tempatnya dan lebih tersesat dari jalan yang lurus.

Tambahi dengan membaca ayat ini :
SAROOBIILUHUM MIN QOTHIROONIW WATAGHSYAA WUJUUHAHUMUNNAARU.ALLOOHUMMA AGHSYI ‘ALAA KADZAA WA KADZAANNAARU FII QOLBIHII WA SAA’IRI BADANIHI.LIYAJZIYALLOOHU KULLA NAFSIMMAA KASABAT INNALLOOHA SARII’UL HISAAB.FALLADZIINA KAFARUU QUTHI’AT LAHUM TSIYAABUMMINNAARIN.KADZAALIKA QUTHI’AT LIKADZAA TSIYAABUMMINNAARIN

Artinya :
Pakaian mereka adalah dari pelangkin (ter) dan muka mereka ditutup oleh api neraka.Ya Allah SWT, tutuplah atas (orang) ini, begitu pula api di dalam hati dan seluruh  badannya.Agar Allah SWT memberi pembalasan kepada tiap-tiap orang terhadap apa yang ia usahakan.  Sesungguhnya Allah SWT Maha cepat hisab-Nya
Maka orang kafir akan dibuatkan untuk mereka pakaian-pakaian dari api neraka. Disiramkan air yang sedang mendidih ke atas kepala mereka.Begitu pula, terbuat untuk (orang) ini pakaian dari api.

Demikian semoga bermanfaat dan gunakan secara bijaksana. *Kumpulan amalan  mengetahui & menghajar maling* 

Subscribe to receive free email updates: